Pemdes Babakan Salurkan BLT-DD 4 Bulan Sekaligus kepada 20 KPM

Pemdes Babakan Salurkan BLT-DD 4 Bulan Sekaligus kepada 20 KPM

SUtvonlineNews || Sukabumi, – Pemerintah Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, sukses menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada Warganya yang berhak.

Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di aula kantor Kepala Desa Babakan dengan tertib dan lancar. Jum’at (08/05/2026).

Menariknya, pembagian BLT-DD kali ini dilakukan sekaligus untuk empat bulan, yakni Januari, Februari, Maret, dan April tahun 2026. Langkah ini diambil untuk mempermudah distribusi sekaligus memastikan bantuan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Pada tahun 2026, proses penetapan penerima bantuan dilakukan secara selektif. Para kepala dusun berperan aktif dalam melakukan pendataan dan verifikasi berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, seperti lanjut usia (lansia), kepala keluarga tunggal, penderita penyakit menahun, serta warga dengan kondisi ekonomi miskin ekstrem.

Di Desa babakan sendiri, jumlah penerima BLT-DD tercatat sebanyak 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Seluruh penerima dinilai telah memenuhi syarat dan layak mendapatkan bantuan.

Kepala Desa babakan Ace Abudin saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa proses seleksi dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan. Ia menegaskan bahwa bantuan ini benar-benar diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Penerima BLT-DD ini adalah warga yang telah melalui proses seleksi dan dinilai layak oleh pemerintah desa. Harapan kami, bantuan ini dapat digunakan sebaik mungkin, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membantu meringankan beban ekonomi,” ujarnya.

Penyaluran bantuan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, di antaranya Kepala Desa babakan, Camat Cisaat diwakili Kasi Pemerintah. Pendamping Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta para penerima bantuan.

Dengan adanya penyaluran BLT-DD ini, pemerintah desa berharap dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang berada dalam kondisi ekonomi rentan.

(Ad)