Babinsa Cikujang Koramil 09/Cisaat Dampingi Serapan Gabah Poktan Jajaway Mukti Tani

Babinsa Cikujang Koramil 09/Cisaat Dampingi Serapan Gabah Poktan Jajaway Mukti Tani

SUtvonlineNews || Sukabumi, – Babinsa Desa Cikujang Koramil 0607-09/Cisaat melaksanakan pendampingan serapan gabah petani (Sergap) oleh Perum Bulog Sukabumi di kampung Jajaway Rt 15 RW 04, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, kabupaten sukabumi Rabu, (18/02/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan TNI Angkatan Darat terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional.

Pendampingan dilakukan Babinsa Desa Cikujang, Kopka Tri Kisna Wijaya, bersama petugas Bulog Sukabumi, dengan melibatkan petani setempat poktan Jajaway Mukti Tani. Kehadiran Babinsa di lapangan bertujuan memastikan proses penyerapan gabah berjalan lancar, aman, dan sesuai ketentuan.

Kopka Tri Kisna Wijaya mengatakan, pendampingan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mengawal kebijakan pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan petani. “Kami hadir untuk memastikan penyerapan gabah petani berjalan cepat, merata, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, harga pembelian gabah telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram dan harus diterapkan secara konsisten. “Dengan harga yang jelas, petani tidak dirugikan dan hasil panen mereka terserap dengan baik,” katanya.

Menurutnya, kehadiran Babinsa juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan petani dalam menjual hasil panen. “Kami juga berupaya mencegah adanya praktik yang merugikan petani dalam proses jual beli gabah,” tuturnya.

Babinsa Kopka Tri Kisna menekankan pentingnya kerja sama semua pihak dalam menyukseskan program serapan gabah. “Sinergi antara TNI, Bulog, dan petani menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Koramil 09/Cisaat berharap kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Gunungguruh dapat terus meningkat. Selain itu, stabilitas ketahanan pangan daerah diharapkan tetap terjaga secara berkelanjutan.

Sementara itu, petani Desa Cikujang, mengaku terbantu dengan adanya pendampingan Babinsa dan Bulog. “Kami merasa lebih tenang karena gabah diserap dengan harga yang sudah ditentukan dan prosesnya berjalan lancar,” ungkapnya.

(Ad)